Selasa, 20 Agustus 2019

KEHIDUPAN DUNIA, BAGAI BUNGA YANG DIPETIK KEMUDIAN LAYU



Dalam Al-Quran, tepatnya Surat Thaha ayat ke-131, Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman,
وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِّنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا لِنَفْتِنَهُمْ فِيهِ ۚ وَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ
“Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami uji mereka dengannya. Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal.”
Sementara itu Imam Al-Bukhari no. 1465 dan Imam Muslim no. 1052 meriwayatkan dari shahabat Abu Sa’id Al-Khudri –radhiyallahu ‘anhu-, ujarnya, “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam duduk di mimbar sedangkan kami duduk di sekelilin beliau. Beliau bersabda,
إِنَّ مِمَّا أَخَافُ عَلَيْكُمْ من بعدي ما يفتح عليكم من زهرة الدنيا و زينتها
“Sesungguhnya di antara yang aku khawatirkan pada diri kalian setelah peninggalanku ialah dibukakannya bunga dunia dan pernak-perniknya untuk kalian.”
Pada ayat dan hadits tersebut di atas, kehidupan dunia diibaratkan sebagai bunga. Pertanyaaannya, apakah hubungan antara dunia dan bunga sehingga bunga dijadikan sebagai sample kehidupan dunia? Jawabannya dapat kita telaah sebagai berikut.
Ketika suatu tanaman yang hendak mengeluarkan buahnya, biasanya diawali dengan kemunculan bunga. Kadang kala bunga itu terlihat indah dan di saat lain terlihat begitu sangat menawan. Bahkan terkadang tidak sedikit orang yang memandangnya berhasrat untuk memetiknya dan dibawanya pergi. Namun tahukah kita sekiranya bunga tadi benar-benar dipetik sebelum berubah menjadi buah? Ternyata tidak akan berapa lama kemudian akan segera layu dan pada akhirnya akan dicampakan oleh sang pemetiknya. Memang jika masih berada di tangkai, terlihat begitu mempesona, namun jika diambil saat itu juga maka yang terjadi adalah malah justru menjadi layu, tak tahan lama. Berbeda ceritanya jika kita biarkan bunga itu terus berada di tangkainya sedikit agak lebih lama, tentu bunga tersebut akan berubah menjadi buah yang tidak saja indah dan menyejukkan pandangan jika dilihat, akan tetapi juga dapat dikonsumsi.
Dan gambaran dunia pun dapat dipastikan sebagaimana kisah bunga di atas. Kehidupan dunia itu terlihat begitu indah menawan di mata siapa saja yang melihat dan memandangnya. Tahta, jabatan, wanita, keturunan, harta, benda, dan seterusnya. Keseluruhannya itu nampak begitu menggoda dan membuai normalnya jiwa manusia tergoda dan berhasrat untuk menggapai dan menikmatinya. Akan tetapi sungguh, segala yang terlihat indah di mata itu sejatinya akan jauh lebih indah jika ditunggu sebentar saja nanti ketika datang kampung kekelan di akhirat. Adapun orang-orang yang terlena dan tergoda sehingga tak dapat menahan kecuali memetik dan menikmatinya, sungguh cepat ataupun lambat segala sesuatu yang dinikmatinya itu akan layu dan nampak suram dan bencana yang sangat mencekam. Demikianlah Allah menguji hamba-hamba-Nya agar dapat terlihat mana di antara mereka yang benar-benar jujur dan taat mematuhi segala titah-Nya, dan mana di antara mereka yang terburu-buru menikmati keindahan sebelum datang waktunya.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah mengatakan, bahwa dunia itu laksana surga bagi orang kafir, dan penjara bagi orang mukmin (HR Muslim). Kenapa? Karena di dunia itu dipenuhi aturan-aturan yang sama sekali tak boleh diterjang. Ada halal-haram, ada perintah-larangan, ada ini dan itu. Kerap kali untuk menjalankan suatu perintah, harus meninggalkan beberapa perkara yang nampak indah dan di saat tertentu harus menelan rasa pahit. Seluruh perintah ini hanya akan dilaksanakn oleh orang-orang mukmin karena meraka bersabar dan yakin bahwa kehidupan sebenarnya yang terdapat berbagai kenikmatan hanya akan ada di akhirat, di dunia bukanlah tempat berfoya-foya dan leyeh-leyeh. Dalam sebuah kaedah agung disebutkan,
من تركَ شيئًا للهِ ، عوَّضهُ اللهُ خيرًا منه
Orang yang meninggalkan sesuatu karena Allah, pasti Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik untuknya
Sedangkan orang kafir terburu-buru dan tidak sabar menikmati kemewahan dunia yang tak ubahnya fatamorgana. Di dunia mereka berfoya-foya dengan disertai ejekan dan cemoohan pada orang-orang yang mau bersabar, kelak orang-orang kafir itu akan merasakan akibatnya. Ketika mereka sudah merasakan indahnya dunia, kelak di negeri kekal tak akan lagi merasakan indahnya surga. Nerakalah tempat teduh mereka.
Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّ الَّذِينَ أَجْرَمُوا كَانُوا مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا يَضْحَكُونَ * وَإِذَا مَرُّوا بِهِمْ يَتَغَامَزُونَ * وَإِذَا انقَلَبُوا إِلَىٰ أَهْلِهِمُ انقَلَبُوا فَكِهِينَ * وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوا إِنَّ هَٰؤُلَاءِ لَضَالُّونَ * وَمَا أُرْسِلُوا عَلَيْهِمْ حَافِظِينَ * فَالْيَوْمَ الَّذِينَ آمَنُوا مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ * عَلَى الْأَرَائِكِ يَنظُرُونَ * هَلْ ثُوِّبَ الْكُفَّارُ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang menertawakan orang-orang yang beriman. Dan apabila orang-orang yang beriman lalu di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya. Dan apabila orang-orang yang berdosa itu kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira. Dan apabila mereka melihat orang-orang mukmin, mereka mengatakan: “Sesungguhnya mereka itu benar-benar orang-orang yang sesat”, padahal orang-orang yang berdosa itu tidak dikirim untuk penjaga bagi orang-orang mukmin. Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir, mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. Sesungguhnya orang-orang kafir telah diberi ganjaran terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS Al-Muthaffifin: 29-36).
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
مَّن كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَن نُّرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلَاهَا مَذْمُومًا مَّدْحُورًا* وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ وَسَعَىٰ لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ كَانَ سَعْيُهُم مَّشْكُورًا
“Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.” (QS Al-Isra’: 18-19).
Dalam sebuah kaidah fikih disebutkan sebagai berikut,
مَنِ اسْتَعْجَلَ الشَّيْءَ قَبْلَ أَوَانِهِ عُوْقِبَ بِحِرْمَانِهِ
Orang yang terburu-buru melakukan sesuatu sebelum saatnya, akan diharamkan melakukannya (setelah datang waktunya).”
Contoh kongkrit selain orang kafir yang tak sabar menikmati dunia ialah seperti apa yang dikatakan oleh baginda Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam“Janganlah kalian memakai sutera, karena barang siapa yang memakainya di dunia, maka tidak akan memakainya di akhirat.” (HR Al-Bukhari-Muslim).
Walaupun ada dua kemingkinan maksud di atas, yaitu orang yang memakai sutera di dunia kelak di akhirat tidak akan masuk surge dan kemungkinan lain orang yang terlanjur memakai sutera di dunia kelak jika masuk surga tidak lagi mengenakannya.
Begitu pula dengan khamar dan banyak lagi contohnya.
Kaedah tersebut di atas bermakna luas dan umum. Seperti yang kita contohkan di atas, bahwa orang kafir telah mengambil keputusan menikmati keindahan hidup di dunia, padahal dunia bukanlah tempat berfoya-foya. Oleh sebab itu kelak di akhirat yang merupakan tempat kekal abadi yang sebenarnya tempat yang dijanjikan adanya nikmat agung, kelak mereka tak lagi dapat menikmatinya. Padahal jika mereka mau sedikit bersabar dengan meninggalkan hal-hal yang Allah murkai, mereka akan merasakan kenikmatan yang amat lebih indah dan nikmat.
Oleh sebab itu jangan kita merasa heran dengan keadaan orang-orang kafir di dunia. Allah Ta’ala pernah mengatakan,
لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي الْبِلَادِ * مَتَاعٌ قَلِيلٌ ثُمَّ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۚ وَبِئْسَ الْمِهَادُ
“Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri. Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahannam; dan Jahannam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya.” (QS Alu ‘Imran: 196-197).
Dunia memang laksana fatamorgana. Sepertinya megah, namun pada hakekatnya lemah. Menurut bahasa Arab, dunia berarti hina dan dekat. Hina karena harganya yang tak ada apa-apa dibanding akhirat. Dekat karena kedekatannya dengan kampung akhirat.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
وَمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS Al-‘Ankabut: 64).
Dia juga berfirman dalam surat Al-Hadid ayat ke-20,
اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.”
Maka manakah yang akan Anda pilih di antara keduanya? Akhirat yang telah disiapkan azab dan siksa yang pedih bagi orang-orang yang lebih mementingkan dunia daripada akhirat, ataukah ampunan dan keridhaan dari Allah ‘Azza wa Jalla bagi orang-orang yang lebih mementingkan akhirat daripada dunia?
Imam Ahmad meriwayatkan dari hadits Al-Mustaurid bin Syaddad –radhiyallahu ‘anhu-, bahwasannya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Sungguh, tempat cambuk kalian di surga lebih baik daripada dunia seisinya.”
Imam Muslim meriwayatkan dari hadits Al-Mustaurid bin Syaddad pula, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Dunia dibandingkan akhirat hanya seperti salah seorang di antara kalian yang memasukkan jari tangannya ke dalam lautan. Perhatikanlah apa yang dibawa oleh jari itu?!”
Pada suatu kesempatan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah berjalan di kerumunan pasar melewati bangkai anak kambing yang telinganya kecil. Lantas beliau Shallallahu’alaihi Wasallam mengangkatnya dengan memegang telinganya seraya bersabda, “Siapa di antara kalian yang mau membeli ini seharga satu dirham?”
Para shahabat menjawab, “Kami tidak ingin membelinya seharga apapun. Apa yang bisa kamu perbuat dengannya?”
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengatakan, “Apakah kalian ingin memilikinya?”
Para hadirin menjawab, “Demi Allah, sekiranya masih hidup pun cacat, bangkai itu bertelinga kecil, lalu bagaimana lagi ketika ia sudah menjadi bangkai?”
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Demi Allah, dunia itu lebih hina di sisi Allah daripada bangkai itu di pandangan kalian.” (HR Muslim, dari Jabir –radhiyallahu ‘anhu-)
Imam Muslim meriwayatkan dari hadits Anas bin Malik –radhiyallahu ‘anhu-, ujarnya, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
يُؤْتَى بِأَنْعَم أَهْلِ الدُّنْيَا مِنْ أَهْلِ النَّارِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، فَيُصْبَغُ فِي النَّارِ صِبْغَةً ، ثُمَّ يُقَالُ : يَا ابْنَ آدَمَ؛ هَلْ رَأَيْتَ خَيْرًا قَطٌّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ نَعِيْمٌ قَطٌّ؟ فَيَقُوْلُ: لَا وَ اللهِ يَا رَبِّ.
وَ يُؤْتَى بِأَشَدِّ النَاسِ بُؤْسًا فِي الدُّنْيَا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ، فَيُصْبَغُ صِبْغَةً فِي الْجَنَّةِ، فَيُقَالُ لَهُ: يَا ابْنَ آدَمَ، هَلْ رَأَيْتَ بُؤْسًا قَطٌّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ شِدَّةٌ قَطٌّ؟ فَيَقُوْلُ: لَا وَ اللهِ، مَا مَرَّ بِي بُؤْسٌ قَطٌّ، وَ لَا رَأَيْتُ شِدَّةٌ قَطٌّ.
“Pada hari kiamat akan dihadirkan orang yang paling merasakan nikmat di dunia dari kalangan penduduk neraka. Kemudian ia dicelupkan sekali ke dalam neraka lantas ditanyakan padanya, ‘Hai manusia, apakah kamu pernah melihat kebaikan, apakah kamu pernah merasakan kenikmatan?’
Ia menjawab, ‘Tidak, demi Allah wahai Rabb-ku.’
Dan dihadirkan orang yang paling sengsara di dunia dari kalangan penduduk surga lalu dicelupkan ke dalam surga dengan sekali celupan. Ditanyakan padanya, ‘Wahai manusia, pernahkah kamu melihat satu penderitaan? Pernahkah kamu merasakan kesulitan?’
Ia menjawab, ‘Tidak, demi Allah, aku tidak pernah merasakan penderitaan sama sekali dan aku tak pernah melihat adanya kesulitan sedikitpun.’”
Demikianlah. Seorang muslim seharusnya benar-benar menyadari betapa dunia hanya negeri yang penuh dengan fatamorgana. Dunia bukanlah tempat bersenang-senang dan beristirahat. Dunia merupakan kampung mencari bekal. Sebaliknya, akhiratlah tempat memetik buah amal. Jika perbuatan yang diusahakan di dunia baik, tentu balasan di akhirat pun akan baik, dan demikian sebaliknya.
Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim melaporkan dari Anas bin Malik –radhiyallahu ‘anhu-, bahwasannya Rasululullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah mengatakan,
اَللهُمَّ لَا عَيْشَ إِلَّا عَيْشَ الْآخِرَةِ
“Ya Allah, tidak ada kehidupan kecuali kehidupan akhirat.”
Kemudian mari kita melihat kehidupan para suri tauladan kita yang benar-benar menyadari betapa dunia tak ada harganya sama sekali jika tidak dimanfaatkan sebagai kampung mencari bekal akhirat. Mereka menanggap bahwa harta bukanlah segalanya sehingga mereka tidak begitu berhasrat mengumpulkannya dan bahkan jika sudah di tangan, mereka begitu antusias untuk segera mengalihkantangan.
Ini dia Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah menyatakan, “Seandainya saya memiliki emas sebesar gunung Uhud tentu aku bergembira manakala tidak sampai tiga hari pada emas itu aku tidak memilikinya sedikit pun kecuali beberapa dinar yang aku simpan untuk keperluan hutang.” (HR Al-Bukhari-Muslim).
Sehingga ‘Amr bin Al-Harits menceritakan, “Ketika Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam wafat, beliau sama sekali tidak meninggalkan dinar, dirham, budak laki-laki, budak wanita, atau apapun kecuali keledai yang beliau kendarai dahulu, senjatanya, serta tanah yang sudah beliau wakafkah untuk ibnu sabil.” (HR Al-Bukhari)
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam sendiri ketika hidupnya tidak pernah menolak orang yang menengadahkan tangan padanya. Sehingga saat tidak ada lagi tersisa harta di tangannya, beliau menyampaikan uzur.
Adalah dua puteri Abu Bakar Ash-Shiddiq –radhiyallahu ‘anhu– yang masing-masing bernama Asma’ dan ‘Aisyah memiliki kebiasaan bersedekah yang luar biasa. Bedanya jika Asma’ tidak pernah sabar melihat harta yang ada di tangannya, sementara ‘Aisyah biasa mengumpulkan hartanya terlebih dahulu hingga banyak baru kemudian beliau sedekahkan.
Maka celakalahh bagi mereka yang masih mengagungkan dunia. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah menegaskan, “Celakalah hamba dinar dan hamba dinar, (celakalah) hamba qathifah (pakaian yang dihiasai renda-renda yang bergelantung-pent) dan khamishah (selimut persegi empat-pent).” (HR Al-Bukhari).
Dan perlu diketahui bahwa harta kesenangan di dunia hanya ada 3, yaitu apa yang dimakan kemudian lenyap, apa yang dipakai hingga rusak, atau apa yang disedekahkan sehingga kekal lestari. Demikian yang Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam terangkan sebagaimana yang diriwayatkan oleh Shahabat ‘Abdullah bin Asy-Syikhkhir –radhiyallahu ‘anhu– dan direkam oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya.
Sungguh indah sya’ir yang dibawakan Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi dalam muqaddimah Riyadh Ash-Shalihin min Kalam Sayyid Al-Mursalin,
إِنَّ لِلهِ عِبَادًا فُطَنَا *** طَلَّقُوْا الدُّنْيَا وَ خَافُوْا الْفِتَنَا
نَظَرُوْا فِيْهَا فَلَمَّا عَلِمُوْا *** أَنَّهَا لَيْسَتْ لِحَيٍّ وَطَنَا
جَعَلُوْهَا لُجَّةً وَ اتَّخَذُوْا *** صَالِحَ الْأَعْمَالِ فِيْهَا سُفَنَا
Sesungguhnya Allah memiliki beberapa hamba yang cerdik,
mereka menceraikan dunia karena khawatir bencana
Mereka merenungkan isi dunia, ketika mereka mengetahui bahwa dunia bukanlah tanah air orang yang hidup
Mereka pun menjadikannya laksana samudera dan menjadikan amal shalih sebagai bahteranya
Al-Hafizh An-Nawawi –rahmatullah ‘alaih– mengatakan, “Jika keberadaan dunia adalah seperti yang telah saya kemukakan tadi, dan status kita serta tujuan kita diciptakan adalah seperti yang telah saya sampaikan (untuk mengabdi pada Rabbul ‘alamin), maka sudah semestinya bagi setiap mukallaf membawa dirinya ke jalan orang-orang pilihan dan menepaki jalan orang-orang yang memiliki akal, nalar, dan pikiran.”
Setelah kita mengetahui penjelasan ringkas di atas, sadarlah kita bagaimana seorang mukmin hanya akan bersenang-sedang dan menikmati jerih payahnya di dunia yang penuh dengan duri-duri dan jalan-jalan terjal. Apatah lagi tidak sedikit orang yang mencemooh dan menghina mereka yang terkadang berpenghidupan serba kekurangan, menurut mata telanjang. Padahal sungguhnya kebahagiaan dan kekayaan dalam artian cukup itu hanya ada dalam hati, bukan harta, tahta, wanita, dan keturunan. Sebab betapa kita sering mendengar tidak sedikit orang yang memiliki kekayaan hebat; istana megah, kendaraan mewah, penampilan wah, namun kehidupannya berakhir dengan bunuh diri. Jika memang itu kebahagiaan, lantas mengapa mereka bunuh diri?!
الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَ جَنَّةُ الْكَافِرِ
“Dunia itu penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir.”
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kita kekuatan untuk terus istiqamah menjalankan segala bentuk titah-Nya dan menjauhi sejauh-jauhnya apa yang menjadi larangannya. Wallahua’lam

Sumber Gambar

Senin, 19 Agustus 2019

INI KELEBIHANNYA KENAPA ORANG LEBIH MILIH HP CENITNIT DARI PADA SMARTHPHONE

Meski keberadaanya mulai banyak ditinggalkan, “HP cenitnit” istilah untuk HP jadul ini masih sangat eksis loh. Sebagian orang masih sangat setia menggunakan HP cenitnit ini, mulai dari untuk kebutuhan nelpon, sms sampai cuman sekedar main game di menu aplikasi. Bukan hanya itu, ternyata HP cenitnit ini memiliki kelebihan yang tidak dimiliki smartphone.


 Apakah itu berikut penjelasannya:

1.       Gak akan typo
Sering bangetkan kita kalo ngetik di layar touchscreen terus salah ketik atau typo, kebayang banget keselnya. Tapi hal ini gak akan pernah terjadi di HP cenitnit. Karena keypad yang mudah untuk dipijit  bahkan untuk sebagian yang sudah ahli ngetikpun tanpa harus melihat.

2.       Gak butuh Power Bank
Untuk ukuran sekali mengisi daya kemudian dapat tahan hingga lima sampai enam hari, alat seperti power bank sangat tidak berguna keberadaannya bagi HP cenitnit. Sudah tidak diragukan lagi ketahanan daya baterai HP cenitnit yang memang sangat tahan lama. Jadi tidak perlu lagi repot mencari colokan listrik untuk mengisi daya.

3.       Tahan banting
Gak seperti smartphone jika terbanting akan retak layarnya, HP cenitnit sangat bisa diandalkan dalam segi benturan. Memang hal ini dikarenakan HP cenitnit memiliki rancangan casing plastic dan bukan kaca atau bahan yang mudah pecah.

4.       Aman dari file-file sampah
Minimnya aktivitas yang membutuhkan data-data yang harus disimpan dalam memori sementara, membuat HP cenitnit gak mengenal dengan yang namanya data chace. Ini menguntungkan karena HP cenitnit aman dari file-file sampah.

Itulah beberapa kelebihan yang hanya ada di HP cenitnit dan tidak ada di smartphone, yang mungkin sebagian orang masih setia terhadap HP cenitnit.


Senin, 12 Agustus 2019

KENALI CIRI-CIRINYA, SUDAH SEHATKAH RUMAH KAMU

Tempat tinggal atau rumah merupakan tempat yang melindungi kita dari terik matahari dinginnya hujan dan lain sebagainya. Tempat beristirahat setelah lelah beraktifitas di luar, juga tempat berkumpulnya keluarga tercinta.


Kenyamanan di rumah sudah tentu akan menjadi prioritas utama bagi penghuninya. Namun selain kenyamanan, kesehatan di dalam rumah juga menjadi syarat penting. Sudahkah rumah kamu menjadi rumah sehat, berikut ciri-ciri rumah sehat:

Seperti yang dilansir dalam laman halosehat.com, ciri rumah sehat adalah kondisi rumah yang memenuhi syarat kebersihan, kerapihan dan keindahan yang secara konsisten berlangsung sepanjang hari.
1.      Lantai bersih
Debu yang menempel di lantai harus di bersihkan dan dipel karena debu merupakan radikal bebas yang berbahaya.

2.      Pencahayaan yang cukup
Adanya pencahayaan yang cukup terang dapat mencegah masuknya hewan-hewan seperti ular, nyamuk, kecoa dan sebagainya. Yang kemungkinan hewan tersebut membawa wabah penyakit.

3.      Ketersediaan sarana air bersih
Rumah yang mempunyai ketersediaan air bersih tanpa batas misalnya, karena adanya pompa air sumur sendiri yang terawatt dengan baik atau mendapat dari perusahaan air minum (PAM) dapat menyebabkan kegiatan aktifitas MCK atau mencuci jadi lebih mudah.

4.      Memiliki taman kecil
Taman kecil mampu menjadikan suasana halaman kian asri dan memiliki banyak oksigen ketika pagi dan siang hari akan membuat tampak sejuk.

5.      Struktur bangunan yang baik
-          Terbuat dari struktur bahan yang kokoh dan kuat
-          Dinding yang di cat
-          Langit-langit rumah tinggi

Selain itu terdapat kriteria rumah sehat menurut WHO (1974)
1.      Harus melindungi dari hujan, panas, dingin dan berfungsi sebagai tempat istirahat
2.      Mempunyai tempat untuk tidur, masak, mandi, mencuci dan kakus
3.      Bebas dari bahan bangunan berbahaya
4.      Melindungi dari bahaya kebisingan dan bebas dari pencemaran
5.      Terbuat dari bahan bangunan yang kokoh dan dapat melindungi penghuninya dari gempa, keruntuhan dan penyakit menular
6.      Memberi rasa aman & lingkungan tetangga yang asri

Sementara di Indonesia memiliki kriteria rumah sehat yang disebut Rumah Sehat Sederhana (RSH)
1.      Luas tanah antara 60-90 meter kubik
2.      Luas bangunan antara 21-36 meter kubik
3.      Memiliki fasilitas kamar tidur, mandi dan dapur
4.      Berdinding batu bata dan diplester
5.      Lantai yang di keramik dan langit-langit triplek
6.      Memiliki sumur, pompa air
7.      Memiliki fasilitas listrik minimal 450 wat
8.      Memiliki saluran air kotor dan tempat sampah

Sumber Gambar

Rabu, 07 Agustus 2019

10 CARA MUDAH MERAWAT JILBAB BERBAHAN JERSEY DAN SPANDEX



Dunia fashion yang terus berkembang membuat model dan bahan hijab yang semakin beragam. salah satunya jilbab berbahan jersey dan spandex, kedua bahan ini memiliki ciri-ciri yang mudah melar dan dingin saat dipakai.
Nah Bagaimana cara merawat bahan jersey dan spandex tidak mudah melar? Yuk intip perawarannya.

1.      Rendam detergen yang tidak terlalu kuat tanpa pemutih selama 20 menit
2.      Pisahkan hijab yang berwarna putih denganwarna lainnya
3.      Cuci hijab dengan tangan, jangan mencucinya dengan mesin cuci karena akan membuat hijab menjadi melar dan berbulu
4.      Hindari menyikat hijab
5.      Gunakan pelembut
6.      Jangan mengeringkan hijab berbahan jersey dan spandex dengan mesin pengering
7.      Balikan hijab pada saat menjemur agar warna tidak pudar
8.      Hindari penggunaan hanger pada saat menjemur karena bisa membuat bahan ini cepat melar
9.      Saat menyetrika posiskan jilbab dalam posisi terbalik dengan temperature yang tidak terlalu panas
10.  Simpan hijab ditempat kering dan jangan digantung
 
Itulah tadi cara merawat hijab spandex dan jersey agar tidak mudah melar.


Selasa, 06 Agustus 2019

HEADSET ADALAH ALAT UNTUK PERANG PADA AWALNYA

Bagi sobat sekalian yang hobi dengerin music, lebih seneng dengerin music keras-keras sampe orang denger, atau cukup dinikmati sama telinga sendiri sih? Kalo sobat sekalian lebih seneng dengerin music tapi gak mau kedengeran orang orang lain, tentunya sobat sekalian selelu menggunakan headset bukan?

Ya headset, 2 benda kecil yang disumpalkan ditelinga agar suara yang ingin kita dengar jadi lebih privasi. Sungguh benda yang sangat membantu bukan?
Oke BTW ada yang tau gak sih siapa penemu headset? Kalo ada yang belum tau, sobat sekalian patut berterimakasih sama orang ini nih.

Penemu tersebut adalah Nathaniel Baldwin, seorang mahasiswa Universitas Stanford, Amerika. Dialah yang pertama kali menemukan headset pada tahun 1910, akan tetapi sebelum ditemukannya headset, Nathaniel menemukan permasalahan, dimana ia tidak dapat mendengarkan suara speaker dalam sebuah pertemuan di gereja.  Lalu dari situ Nathaniel mencari pemecahan masalah tersebut dengan menciptakan sebuah alat untuk mengalirkan suara dengan amplitude, yaitu suara yang dikompres. Ia pun berhasil menciptakan alat tersebut dan ia mengembangkan amplifier untuk menghasilkan suara yang lebih baik.

Akan tetapi Nathaniel tidak memproduksi secara masal hasil penemuannya itu, mengingat hasil penemuannya belum mendapatkan perhatian public kala itu, karena belum ada yang melihat manfaat atau kegunaan dari alat tersebut. Tapi setelah perang duani bergulir, barulah penemuan Nathaniel banyak bermanfaat bagi kalangan angkatan laut Amerika, dan kemudian penemuannya diproduksi massal untuk keperluan perang pada saat itu. Pada tahun 1961-1970 penggunaan headset menjadi lebih luas lagi, dimana headset digunakan oleh pilot, dan heaset dipakai alat untuk telepon. Headset pun mengalami perkembangan dengan diciptakannya headset jenis nirkabel berbasis Bluetooth yang sangat popular dan digemari masyarakat pada tahun 2000-an.

Nah sekarang sobat sekalian udah tau kan siapa penemu headset? Sudahkah sobat berterimakasih dengan hasil penemuannya yang sangat bermanfaat itu? Akan lebih bijak jika headset digunakan untuk hal-hal yang positif saja ya, kalu pernah disalahgunakan lebih baik ditinggalkan saja ya, dari pada keburu ketahuan hi hi hi kan malu.  

Senin, 05 Agustus 2019

BAHAN-BAHAN DI DAPUR BISA BIKIN CANTIK



Sudah menjadi kodrat wanita ingin selalu tampil cantik, Terutama pada bagian wajah. Namun biaya kesalon relative mahal, padahal bahan-bahan yang ada didapurmu pun bisa digunakan untuk kecantikan wajahmu, seperti:
1.       Air cician beras
Kandungan air beras oryzanol memiliki kemampuan untuk menangkal sinar UV ke dalam kulit, bisa sebagai toner wajah, membantu meningkatkan pertumbuhan sel, menstimulasi aliran darah, dan membantu menjaga kulit halus dan cerah.

2.       Kopi
Kopi bisa digunakan dengan cara diberikan sedikit air kemudain dioleskan pada wajah setelah kering kemudian dicuci. Manfaat kopi ini bisa untuk mengurangi  komedo, memperbaiki kerusakan kulit, dan mengangkat sel kulit mati karena kandungan flavonoid dan polifenol sebagai antioksidan.

3.       Garam
Garam laut bisa digunakan untuk masker wajah alami. Untuk penggunaannya campurkan garam laut dengan madu, lalu oleskan pada wajah. Garam laut mampu melembabkan area wajah yang kering, salein itu garam pun bisa digunakan untuk toner wajah, scrub wajah, sabun cuci muka.

4.       Minyak Goreng
Selain untuk menggoreng ternyata minyak goreng memiliki berbagai manfaat untuk wajah. Minyak goring bisa berfungsi untuk pelembab wajah, dengan cara mengoleskanya pada wajah yang sudah dibersihkan, diamkan 20 menit sampai minyak kering kemudian bersihkan.

5.       Teh
The kaya akan antioksidan, manfaat the untuk kecantikan yaitu mencerahkan kulit wajah, mengatasi jerawat, mengencangkan kulit, dan menghilangkan kantung mata. Caranya cukup mudah yaitu ambil ampas the kemudian balur keseluruh wajah tunggu hingga kering lalu bilas.

Itulah 5 bahan didapur yang bisa bikin kulit cantik, cukup murah dan mudah bukan menggunakannya.

Rabu, 31 Juli 2019

ADA MANFAATNYA JUGA LOH ONANI

Apakah sobat sekalian pernah melakukan onani? Apakah sobat merasa bersalah dengan kebiasaan tersebut? Apakah sobat merasa sulit untuk meninggalkan kebiasaan tersebut? Kalau 3 hal tersebut sangat menggangu sobat sekalian, tenang! Jangan khawatair, karna bukan cuman sobat saja yang belum ketahuan… eh… maksudnya bukan cuman sobat saja yang sering melakukan onani. Banyak kok orang diluar sana yang melakukan onani, bahkan ada penelitian menyebutkan bahwa 27 persen orang amerika mengaku melakukan masturbasi /onani satu sampai dua kali seminggu.

Menurut sebagian orang mengaku bahwa melakukan onani dapat memberikan manfaat positif bagi dirinya. Nah kira-kira disamping negatifnya melakukan onani, hal positif apa saja sih yang didapat dari melakukan onani? Dibawah ini terdapat 5 manfaat onani, mari langsung saja kita simak:
1.       Membantu tudur lebh nyenyak
Ketika selesai melakukan onani tubuh akan terasa lemas dan lemah, ketika badan dibaringkan diatas kasur akan membuat tubuh kita rileks dan mudah mengantuk. Disisi lain onani dapat merilekskan endorphin dan menurunkan tekanan darah, hal tersebut dapat membantu untuk tidur nyenyak.

2.       Pelepas depresi
Gimana gak depresi kalau selalu kepikiran “si dia”…. Eits… kalau sudah begitu jangan melakukan hal yang dilarang hukum dan agama. Lebih baik lepaskan saja sendiri dikamar mandi, atau dimanapun yang sobat suka, jika sobat sukanya dilapangan ya lakukan saja! Dengan begitu perasaaan meledak-ledak yang ada dalam diri kita dapat diredam. Tapi memang solusi terbaik adalah menikah, dan onani ini hanya solusi jalan terdekat dimana kita merasa belum mampu untuk menikah.

3.       Mencegah kanker prostat
Kanker prostat disebabkan oleh racun yang menumpuk disaluran urogenital anda, dengan melakukan onani hingga keluar, hal tersebut dapat membersihkan racun yang terdapat pada urogenital anda.

4.       Mengurangi resiko kanker serviks
Bagi wanita yang melakukan masturbasi/onani dapat membantu orgasme lebih teratur hal tersebut baik bagi leher Rahim karena bisa membantu pelenturan pada leher rahim. Selain itu juga hal tesebut dapat menangkal infeksi serviks.

5.       Tersbebas dari kehamilan dan penyakit seks menular
Karena melakukan onani tidak melibatkan sepasang pria dan wanita, jadi menghindarkan dari sperma bertemu denga sel telur. Selain itu juga tidak terjangkit virus berbahaya dari seseorang.

Nah itu dia manfaat dari onani jika anda melakukannya secara bijak... what? Bijak…. Iyah maksudnya selama itu tidak terlalu sering, onani dapat memberikan manfaat positif bagi diri kita. Oke itu saja dari pembahasan kita kali ini, sampai ketemu dilain waktu.
Sumber Gambar